Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa tidak benar ia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mundur dari Kabinet Indonesia Maju. Airlangga menyatakan komitmennya untuk tetap fokus bekerja dalam sebuah pernyataan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada tanggal 18 Maret 2025.
Penegasan Airlangga Hartarto
-
Pernyataan Tidak Benar: Airlangga membantah isu mengenai rencana pengunduran dirinya dan Sri Mulyani, menyatakan bahwa mereka berdua masih sepenuhnya fokus pada tugas masing-masing.
-
Komunikasi Terjaga: Airlangga menyebut bahwa ia telah berkomunikasi dengan Sri Mulyani, yang juga mengkonfirmasi bahwa keduanya terus bekerja aktif.
Agenda Kabinet
Setelah menepis kabar mundur, Airlangga menjelaskan bahwa ia akan menghadiri rapat dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas perkembangan ekonomi dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
- Rapat dengan Prabowo: Airlangga dijadwalkan melaporkan update ekonomi serta rencana terkait KEK dalam pertemuan tersebut.
Klarifikasi Sri Mulyani
-
Pengumuman Sri Mulyani: Isu mundurnya juga menimpa Sri Mulyani, namun dalam unggahan pada tanggal 13 Maret, ia membagikan momen kebersamaannya dengan Prabowo saat buka puasa di Istana Merdeka, Jakarta.
-
Laporan Kepada Presiden: Sri Mulyani menyebutkan bahwa pertemuan tersebut untuk melaporkan kinerja APBN dan topik lainnya.
Tidak Ada Reshuffle
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana reshuffle dari Presiden Prabowo. Dasco menegaskan hal ini setelah melakukan pengecekan kepada pemerintah, meskipun keakraban antara Prabowo dan Sri Mulyani terlihat dalam berbagai kesempatan.
Meskipun isu seputar reshuffle kabinet muncul, para menteri terus menegaskan keterlibatan dan fokus mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.